Mendekatkan diri kepada Pencipta

Mendekatkan diri kepada pencipta bukan sekadar akan melahirkan rasa tenang di hati, malah ia akan mendidik diri menjadi seorang yang lebih tawadu’ iaitu sikap merendahkan dan menghinakan diri kepada yang berhak yaitu ALLAH yang Maha Suci lagi Maha Tinggi. Namun, pernahkah kita berfikir bagaimanakah caranya? Berikut adalah sebahagian dari perkara-perkara senang yang sering dilupakan dalam kehidupan kita mendekati Allah SWT….

1. Menepati waktu solat,berdoa dan berdzikir kepada Allah kerana inilah komunikasi utamadengan pencipta.

2. Mendirikan solat tahajud kerana di tengah kesunyian malam terdapat keheningan dan ketenangan suasana,yang pasti akan melupakan kesibukkan urusan  duniawi sehingga dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.

3. Mengingat kematian yang sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita.

4. Membayangkan tidur di dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat kita mati nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat menemani kita di alam kubur nanti.

5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka. Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan tidak mengikuti perintah-Nya.

6. Membayangkan surga-Nya. Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding dengan kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.

7. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu satu kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah… dengan mendengar tausyiah atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan keimanan karena selalu diingatkan kembali utk selalu dekat kpd Allah SWT.

8. Bergaul dengan orang-orang sholeh. Berada pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.

9. Membaca Al Qur’an dan maknanya (arti dari setiap ayat yang dibaca) akan menjadikan kita memahami wahyu Allah.

10. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain dengan : membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam, artikel Islam, tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat meningkatkan keimanan kita.

11. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam Semesta beserta semua isinya.

12. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita (tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa ujian keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu ingat kepada-Nya/ mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke perbuatan maksiat atau perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya.

13. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT. Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah. Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa bernafas, masih bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga, masih mempunyai apa yang kita miliki saat ini,masih mempunyai panca indera mata, hidung, telinga dan…masih bisa bernafas (masih diberi kesempatan hidup).

Adakah  kita tidak bersyukur dan tidak berterimakasih pada-Nya?

Categories: The Reminder | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: